Tuesday, July 29, 2014

Bismillahirrohmanirrohim 
(dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

1.      Virus
Virus dapat dimanfaatkan dalam bidang rekayasa genetika maupun penelitian. Sebagai contoh, virus digunakan untuk memproduksi interferon dan vaksin.
Sebagian besar virus dapat mengakibatkan penyakit. Beberapa penyakit yang disebabkan virus sebagai berikut.
a.       Pada tumbuhan: mosaik (bercak-bercak kuning pada daun tembakau) disebabkan oleh Tobacco Mozaik Virus (TMV).
b.      Pada hewan: New Castle Disease (NCD) sering disebut tetelo atau cekak, menyerang saraf ternak unggas.
c.       Pada manusia: AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome), disebabkan oleh infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) pada sel darah putih.

2.      Archaebacteria dan Eubacteria
Monera terbagi menjadi dua filum, yaitu Archaebacteria (Archae) dan Eubacteria (Bacteria). Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria yaitu bersifat prokariotik, nukleusnya hanya berupa satu molekul DNA, uniseluler, dan mikroskopis. Struktur tubuh Archaebacteria dan Eubacteria terdiri atas lapisan lendir, dinding sel, membran plasma, sitoplasma, kromosom, dan ribosom. Archaebacteria dan Eubacteria berkembang biak dengan pembelahan biner, pembentukan tunas, dan fragmentasi. Archaebacteria dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Methanogen, Halofil ekstrem, dan Thermoasidofil. Sementara itu, Eubacteria dibagi menkadi empat kelompok yaitu Cyanobacteria, bakteri kemoautotrof, bakteri penambat nitrogen, dan Spirocheata.
Peranan Monera dalam kehidupan sebagai berikut.
a.       Penghasil antibiotik
1)      Streptomyces griceus menghasilkan streptomisin.
2)      Streptomyces venezuelae menghasilkan kloramfenikol.
b.      Penghasil bahan pangan
1)      Acetobacter aceti digunakan dalam pembuatan asam cuka.
2)      Lactobacillus bulgaricus digunakan dalam pembuatan yoghurt.
3)      Acetobacter xylinum digunakan dalam pembuatan nata de coco.
c.       Pengikat nitrogen bebas di udara
1)      Rhizobium leguminosarum
2)      Rhizobium radicicola
3)      Azotobacter
4)      Rhodosprillum rubrum
5)      Clostridium pasteurianum
Rhizobium leguminosarum dan Rhizobium radicicola bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae. Sementara itu, Azotobacter, Rhodosprillum rubrum, dan Clostridium pasteurianum hidup secara bebas.


            Beberapa jenis anggota Monera dapat menimbulkan penyakit berikut.
Bakteri                                                           Jenis Penyakit
Pada hewan:
·         Bacillus anthacis                          Antraks pada hewan ternak
·         Balantidium coli                           Bengkak pada rahang sapi
Pada tumbuhan:
·         Xanthomonas citri                        Kanker pada batang jeruk
·         Erwinia tracheiphila                    Penyakit busuk daun pada labu
Pada manusia:
·         Salmonella thyphosa                    Penyakit tifus
·         Mycobacterium tubercolosis        Penyakit TBC
·         Treponema pallidum                    Penyakit sifilis
·         Shigella dysentriae                       Penyakit disentri
·         Diplococcus pneumoniae             Penyakit radang paru-paru




Bismillahirrohmanirrohim 
(dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

Objek dan permasalahan yang dikaji dalam Biologi yaitu makhluk hidup beserta kehidupannya dan faktor-faktor pendukung kehidupannya. Kajian Biologi sebagai ilmu sangat luas, meliputi seluruh makhluk hidup, baik uniseluler maupun multiseluler yang hidup di darat, laut, atau udara. Objek atau kajian Biologi diklasifikasikan menjadi lima kingdom, yaitu Animalia, Plantae, Monera, Protista, dan Fungi
            Berdasarkan tingkat organisasi kehidupan, objek Biologi merupakan kehidupan pada tingkatan-tingkatan yang berurutan dari yang paling sederhana hingga paling kompleks. Tingkatan tersebut sebagai berikut.
1.      Tingkat molekul: molekul merupakan partikel-partikel penyusun sel makhluk hidup.
2.      Tingkat sel: sel merupakan unit kehidupan terkecil makhluk hidup.
3.      Tingkat jaringan: jaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama.
4.      Tingkat organ: organ adalah kumpulan jaringan yang menjalankan fungsi tertentu dalam tubuh.
5.      Tingkat sistem organ: sistem organ adalah kumpulan organ yang menjalankan fungsi tertentu dalam tubuh.
6.      Tingkat individu: individu adalah organisme tunggal.
7.      Tingkat populasi: populasi adalah kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah pada waktu tertentu.
8.      Tingkat komunitas: komunitas adalah kumpulan populasi dari berbagai spesies yang saling berinteraksi dalam suatu habitat.
9.      Tingkat ekosistem: ekosistem adalah interaksi antara populasi-populasi penyusun komunitas dengan lingkungan abiotiknya.
10.  Tingkat bioma: bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu.
11.  Tingkat biosfer: biosfer adalah berbagai macam ekosistem yang ada di dunia.

Biologi telah berkembang menjadi berbagai cabang dengan objek kajian yang spesifik sebagai berikut.
1.      Anatomi: mempelajari struktur dan susunan tubuh makhluk hidup.
2.      Bakteriologi: mempelajari bakteri dan kehidupannya.
3.      Botani: mempelajari tumbuh-tumbuhan.
4.      Ekologi: mempelajari interaksi antarmakhluk hidup dan antar makhluk hidup dengan lingkungan.
5.      Embriologi: mempelajari tahapan perkembangan organisme sejak zigot hingga menjadi organisme.
6.      Entomologi: mempelajari serangga dan kehidupannya.
7.      Evolusi: mempelajari perkembangan makhluk hidup dari bentuk sederhana hingga kompleks.
8.      Fisiologi: mempelajari proses faal tubuh makhluk hidup.
9.      Genetika: mempelajari penurunan sifat makhluk hidup kepada keturunannya.
10.  Histologi: mempelajari jaringan makhluk hidup.
11.  Mikrobiolgi: mempelajari mikroorganisme dan kehidupannya.
12.  Ornitologi: mempelajari burung dan seluk-beluk kehidupannya.
13.  Patologi: mempelajari penyakit dan dampaknya bagi kehidupan.
14.  Virologi: mempelajari virus dan karekteristiknya.
15.  Zoologi: mempelajari hewan.

Perkembangan Bioogi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Dengan memanfaatkan Biologi dapat dihasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi manusia. Sebagai contoh produksi alkohol, kecap, roti, dan nata de coco yang menggunakan teknologi fermentasi oleh mikroorganisme seperti jamur dan bakteri. Di bidang kesehatan dihasilkan produk vaksin dan obat. Vaksin adalah bibit penyakit yang dilemahkan dan dimasukkan ke dalam tubuh untuk mendapatkan antibodi. Obat adalah senyawa kimia yang dapat diperoleh dari hewan atau tumbuhan maupun mikroorganisme yang diolah untuk menyembuhkan penyakit. Produk bibit pertanian dan peternakan yang merupakan hasil seleksi hibridisasi, mutasi, kultur jaringan, maupun rekayasa genetika juga merupakan penerapan Biologi yang dapat memberikan hasil optimal. Pengetahuan Biologi dapat membantu kita menyelesaikan segala persoalan sehari-hari mulai dari lingkungan sekitar diri sendiri hingga lingkup ekosistem yang lebih luas.